Skema DP nol persen telah diprediksi bisa meningkatkan jumlah kredit bermasalah, alasannya karena bisa saja konsumen yang tidak memiliki kondisi keuangan sehat jadi membeli kendaraan.
Direktur Penjualan dan Pemasaran Mandiri Tunas Finance (MTF) Harjanto Tjitohardjojo menjelaskan hal itu memungkinkan praktek jahat oknum organisasi kemasyarakatan atau Ormas dilakukan lebih luas.
Lihat juga:Ada yang Risau DP 0 Persen Picu Kredit Macet |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harjanto menjelaskan kejadian tersebut sudah acap kali terjadi. Bahkan, kata dia, banyak perusahaan pembiayaan lain yang mengalami hal serupa. Sedangkan untuk MTF sendiri, modus macam itu biasa terjadi di wilayah Pulau Jawa, Sumatera, hingga Kalimantan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada yang naik ke Pengadilan, ada yang kami tebus jadi rugi. Tapi ada juga yang kami biarkan atau tidak di ambil unitnya karena berisiko rugi sangat besar," Harjanto.
Tidak hanya MTF, Direktur Penjualan dan Distribusi Adira Finance Niko Kurniawan juga menyampaikan hal senada. Ia menjelaskan saat ini ada banyak upaya oknum memeras perusahaan pembiayaan. Pelakunya bukan hanya dari kalangan ormas tetapi juga perorangan.
"Banyak ormasnya, modusnya macam-macam. Selain itu banyak juga penipu atau mafia perorangan," kata Niko. (mik)