IT & Mobile Marketing Director Samsung Indonesia Jo Semidang mengatakan ambisi ini muncul karena Galaxy Note 9 menawarkan fitur-fitur lengkap yang bisa digunakan oleh konsumen lintas usia dan profesi.
Kelengkapan fitur dan inovasi yang diusung Note 9 menurut Jo membuat ponsel ini bisa dinikmati lintas segmen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, Jo kembali mengatakan bahwa perusahaan asal Korea Selatan ini nmelihat peluang pasar dan tidak secara khusus menargetkan segmen tertentu.
"Kami melihat peluang pasar. Kalau kita lihat segmen justru akan sulit, saya mau lihat ini barang siapa yang menguntungkan. Ini produk siapa yang pakai. Nilai yang ditawarkan di sini tidak hanya S Pen, kamera canggih, gaming juga oke," imbuhnya.
Peluncuran Samsung Galaxy Note 9 di Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika) |
Performa tinggi dan sejumlah fitur pendukung disebut Jo menjadi pembeda dengan generasi Note sebelumnya. Baterai jumbo berkapasitas 4.000 mAh dengan prosesor Exynos 9810.
Belajar dari bayang-bayang kegagalan Galaxy Note 7 mendorong Samsung menyematkan sistem pendingin Water Carbon Cooling System agar tak ada lag ketika digunakan dalam waktu lama.
Untuk keperluan fotografi, Note 9 disematkan dwi kamerabelakang masing masing beresolusi 12 MP dengan dual aperture F 1.5 / F 2.4. Untuk kamera depannya beresolusi 8 MP dengan aperture F 1.7.
Kamera juga telah dibekali kecerdasan buatan yang memiliki fitur flaw detection yang mampu membaca kecacatan ketika menjepret foto.
"Ada scene optimizer, pokoknya tinggal point and shoot. Nanti AI ini akan optimasi setting untuk objek tertentu, misalnya makanan atau bunga," kata Jo.
Sementara untuk profesional, ponsel ini berungsi bak adaptor untuk menampilkan tampilan yang sama pada komputer. Fitur Samsung Dex menjadikan ponsel ini sebagai monitor pengganti desktop, Galaxy Note 9 akan berfungsi sebagai track pad dan kibor sekaligus. (evn)
Peluncuran Samsung Galaxy Note 9 di Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)