Rencana ini pun meningkatkan kekhawatiran atas risiko peraturan yang dihadapi perusahaan China, di mana menjadi pasar nomor 1 dunia untuk game seluler.
Dilansir dari Reuters, Departemen Pendidikan China mengatakan pada Kamis, (30/8), regulator harus mengambil langkah-langkah untuk membatasi jumlah waktu yang anak muda yang dihabiskan bermain game dan menjelajahi sistem yang sesuai usia untuk pemain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham Tencent, yang memiliki nilai pasar sekitar HK$3,25 triliun (US$414,12 miliar), anjlok hingga 5,3 persen, memimpin penurunan di perusahaan video game China.
Instruksi regulasi terbaru Beijing dimasukkan dalam dokumen yang diterbitkan di situs web kementerian pendidikan yang menguraikan bagaimana China akan menanggapi tingkat miopia yang semakin memburuk, atau rabun dekat, di kalangan anak muda.
Dokumen itu juga meminta orang tua untuk membatasi jumlah waktu yang dihabiskan anak-anak mereka menggunakan telepon seluler dan perangkat elektronik lainnya, dan merekomendasikan anak-anak untuk menghabiskan lebih dari satu jam di luar rumah setiap hari.
"Kami berharap para pengembang terkemuka untuk menunjukkan ketahanan relatif dengan memperpanjang siklus hidup waralaba permainan yang ada dan memperluas kehadiran di luar negeri," kata Jefferies dalam sebuah catatan penelitian.
Diperkirakan Tencent menyumbang 42 persen pangsa pasar game seluler China pada tahun 2017. (reuters/age)