"Gue merasa dengan banyaknya platform yang ada, seperti Facebook, Instagram, dan lain-lain, waktunya nggak kepegang," kata pria yang akrab disapa Radit itu di kediamannya di daerah Jakarta Selatan, Jumat (31/8).
"Gue cuma punya idenya, tapi gue nggak punya waktunya untuk membuat itu jadi sebuah bentuk konten digital," lanjutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulai Jumat kemarin (31/8), Radit telah secara resmi menjabat sebagai Chief Creative Officer di Penulis.id. Melalui perannya itu, ia berharap bisa membantu berbagai pihak dalam membangun citra dan memproduksi konten di berbagai platform digital, khususnya media sosial.
Lihat juga:Lebih Dekat dengan Dunia Stand Up Comedy |
Ia mengklaim bahwa saat ini, 70 persen dari semua kliennya adalah perusahaan startup, khususnya di bidang teknologi. Sedangkan, 30 persen sisanya adalah sejumlah perusahaan dan merek berskala nasional.
"Karena startup lebih aware dengan kebutuhan konten digital daripada brand besar. Walaupun sekarang brand besar sudah mulai picking up. Jadi mereka mulai sadar, kalau nggak 'berantem' di digital, mereka akan 'dibunuh' oleh startup," jelas Adhika.
Dengan bergabungnya Radit sebagai CCO, Adhika berharap pendapatan Penulis.id dapat bertumbuh lebih cepat, yakni lima kali lipat dalam waktu dua tahun.
"Saya ngomong ke mas Radit, dalam dua tahun target kita tumbuh lima kali lipat. Mas Radit ini malah lebih optimis dari saya, dia yakin dalam empat bulan kita tumbuh lima kali lipat," tuturnya. (eks)