[Gambas:Twitter]
Untuk mewujudkan misi tersebut, perusahaan milik Elon Musk ini akan menggunakan Big Falcon Rocket (BFR) yang memang ditujukan untuk mengantarkan manusia ke bulan atau planet tetangga seperti Mars. Desain kendaraan antariksa ini terdiri dari dua bagian yang meliputi roket dan pesawat luar angkasa Big Falcon Spaceship (BFS).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya, SpaceX menjadwalkan misi ini bisa terlaksana pada akhir 2018 mendatang. Namun, saat peluncurkan Falcon Heavy Rocket pada Februari lalu, Musk mengatakan perjalanan itu kemungkinan tidak menggunakan roket tersebut.
"Kami sedang memperdebatkan antara harus menggunakan Falcon Heavy atau BFR," ujar Musk kepada The Verge saat itu.
Meski demikian, BFR diperkirakan tak akan siap terbang dalam waktu dekat. Musk yang dikenal sering membuat prediksi yang ambisius, berharap bahwa BFR dapat mulai diuji coba pada tahun 2019.
Di sisi lain, dilansir dari CNN, pada April lalu COO SpaceX Gwynne Shotwell mengatakan bahwa BFR akan diluncurkan kira-kira dalam waktu sepuluh tahun dari sekarang. (evn)