iPhone XR Disebut Tak Terlalu Diminati Saat Pre-order

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 18/09/2018 08:15 WIB
iPhone XR Disebut Tak Terlalu Diminati Saat Pre-order Foto: REUTERS/Stephen Lam
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah pre-order untuk ketiga produk iPhone terbaru dibuka pada akhir pekan lalu (14/9), iPhone XS yang memiliki layar OLED berukuran 5,8 inci disebut memiliki angka permintaan lebih rendah dari yang telah diprediksi.

Hal ini diungkapkan oleh analis yang dikenal sering memberi bocoran terkait produk Apple, Ming-Chi Kuo. Ia meyakini lebih banyak pelanggan lebih menyukai dua produk lainnya, yakni iPhone XS Max dan iPhone XR.

Oleh sebab itu, Kuo menurunkan estimasi pengapalan iPhone XS dari 15-20 persen dari ketiga model iPhone baru,menjadi 10-15 persen.


Di sisi lain, pengapalan perangkat yang memiliki ukuran paling besar dan memiliki harga paling mahal, iPhone XS Max disebut sesuai dengan ekspektasi, yaitu 25-30 persen dari total pengapalan iPhone baru.

Strategi Apple dalam mematok harga tinggi berhasil dengan baik pada produk ini. Kuo memprediksi permintaan yang berasal dari China akan cukup kuat karena XS Max memiliki fitur-fitur yang disukai oleh penduduknya, yakni varian warna emas, teknologi dual SIM, dan layar besar berukuran 6,5 inci.

Teknologi dual SIM milik Apple menggunakan eSIM yang sebelumnya juga telah digunakan pada produk Apple Watch dan iPad, tetapi Apple tidak dapat memasarkan teknologi tersebut di China karena peraturan yang ketat tentang operator SIM.


Untuk menyiasatinya, Apple membuat sebuah versi spesial untuk para pelanggannya di China, yakni model yang mendukung dua buah kartu SIM fisik.

Sedangkan, prediksi pengapalan model iPhone terbanyak jatuh pada iPhone XR yang dianggap sebagai versi ekonomis dari kedua produk lainnya. Prediksi pengapalannya meningkat dari 50-55 persen menjadi 55-60 persen.

"Kami memprediksi bahwa puncak pengapalan XS Max dan XS bakal terjadi di bulan Oktober, dan XR akan juga akan mulai dikapalkan dan membawa keuntungan untuk rantai penawaran pada Oktoeber," ujar Kuo, dikutip dari AppleInsider.

"Perkiraan kami, jumlah pengapalan dari ketiga model iPhone yang dirilis tahun ini akan meningkat dari periode yang sama tahun lalu, yakni mejadi 75-80 juta unit," lanjutnya. (RBC/age)