Apple Sengaja Tutup Toko Daring Jelang Pre-Order Trio iPhone

RBC, CNN Indonesia | Jumat, 14/09/2018 14:33 WIB
Apple Sengaja Tutup Toko Daring Jelang Pre-Order Trio iPhone Apple sengaja menutup toko daring resminya jelang pemesanan awal iPhone terbaru. (Foto: Screenshot via www.apple.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jelang pre-order iPhone XS, iPhone XS Max, dan iPhone XR, Apple menonaktifkan laman toko daring di situs resmi mereka.

Apple menjadwalkan mulai membuka keran pemesanan ketiga iPhone anyarnya pada hari ini (14/9) tepat pukul 00.01 waktu California, atau sekitar pukul 14.00 WIB.

Laman toko daring Apple dikethaui mulai tidak aktif sejak Kamis (13/9) pukul 17.50 PST. Apple disebut sedang mempersiapkan laman tersebut untuk menyambut serbuan pelanggan yang hendak memesan ketiga model iPhone terbaru.


Ketika CNNIndonesia.com mencoba mengakses laman tersebut pada hari Kamis (14/9) pagi, terdapat sebuah animasi logo Apple dan tulisan "Be Right Back" di bawah logo tersebut. Diprediksi, laman ini bakal aktif kembali tepat di saat pre-order mulai dibuka nanti.

Apple telah meluncurkan empat produk baru dalam gelaran yang dilaksanakan pada Selasa (12/9) kemarin di Steve Jobs Theater yang terletak di markas Apple di Cupertino, California, As. Selain tiga produk iPhone anyar, Apple juga meluncurkan Apple Watch generasi keempat.

Ketiga iPhone ini merupakan lanjutan dari produk iPhone X yang diluncurkan pada September 2017 lalu. Apple menawarkan berbagai inovasi baru kepada pengguna melalui ketiga iPhone ini, di antaranya dari segi desain dan teknologi peranti lunak.

Salah satu inovasi besar yang ditawarkan Apple adalah ketiga iPhone barunya untuk pertama kalinya mendukung dual SIM (nano-SIM dan e-SIM). Teknologi e-SIM menghilangkan bentuk fisik kartu SIM.

Khusus untuk China, Hong Kong, dan Makau Apple menjanjikan akan menyedikan varian dual nano-SIM. Meski e-SIM disebut sebagai kendala, lantaran hingga saat ini belum banyak opeartor seluler yang menerapkan hal tersebut.

Dilansir dari GSMArena, kabar baiknya adalah semakin banyak operator sudah mulai menyongsong teknologi eSIM. Kabar buruknya adalah saat ini operator yang menyongsong teknologi ini baru 14 jaringan di 10 negara yang mendukung standar e-SIM.

[Gambas:Video CNN] (evn)