Oppo Bantah Pangsa Pasar Menurun di Indonesia

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 20/09/2018 00:56 WIB
Oppo Bantah Pangsa Pasar Menurun di Indonesia Oppo membantah kehilangan pangsa pasar ponsel pintar di Indonesia. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Laporan kuartal kedua (Q2) 2018 yang dirilis International Data Corporation (IDC) mencatat pangsa pasar Oppo menurun enam persen dibandingkan periode yang sama tahun 2017. PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengklaim berdasarkan data internal, pangsa pasar Oppo justru tidak mengalami penurunan.

Pasalnya, Aryo menatakan Oppo menyebut pangsa pasarnya lebih besar di segmen menengah, bukan di low-end dan entry-level.

"Kami tidak turun (pangsa pasar), pasar kami yang besar itu ada di ponsel Rp3 juta sampai Rp4 juta. Mungkin yang lain besar di Rp1 juta. Beda kualitas perusahaan beda kualitas barang," klaim Aryo ditemui di bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (19/9).


Berdasarkan data dari IDC, Oppo menguasai 18 persen pangsa pasar di  Indonesia. Angka ini menurun enam persen dibandingkan Q2 2017 dengan pangsa pasar 24 persen. 

Dari segi volume penjualan di ponsel mid-end, Aryo mengatakan pihaknya tidak mengalami penurunan. Bahkan penjualan awal (preorder) F9 lebih besar 30 persen daripada F7 di periode yang sama. 

"Dengan jumlah waktu yang sama angkanya fantastis, penjualan F9 30 persen lebih besar dibandingkan F7. Dalam 8 hari pre order saja," ujar Aryo. 

Dalam kesempatan yang sama, country brand manager Shopee Indonesia Rezky Yanuar mengatakan suksesor seri F tersebut sangat cepat ludes dalam flash sale. Rezky mengatakan 200 unit ponsel dipesan dalam waktu dua menit. 

"Dalam flash sale terjual 400 unit dalam dua menit. Gadget menarik bagi pengguna dalam aplikasi Shopee dengan jumlah unduhan mencapai 20 juta. Mereka juga sudah gunakan pengingat [untuk ikut pre order]," ujar Rezky di kesempatan yang sama. (jnp/evn)