IDC Prediksi Pengapalan Ponsel Pintar 2018 Merosot

RBC, CNN Indonesia | Kamis, 13/09/2018 11:32 WIB
IDC Prediksi Pengapalan Ponsel Pintar 2018 Merosot Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga riset International Data Corporation (IDC) memprediksi bahwa angka pengapalan ponsel pintar (smartphone) pada tahun 2018 ini akan menurun.

Melansir AFP, IDC memperkirakan bahwa jumlah pengapalan ponsel pintar ke seluruh dunia akan turun sebanyak 0,7 persen dari tahun 2017, alias hanya akan mencapai angka 1.455 miliar unit. Meski demikian, IDC memprediksi angka ini akan kembali bertumbuh saat layanan koneksi 5G hadir pada 2019 mendatang.

"Kami masih percaya bahwa pasar ponsel pintar akan memiliki tingkat pertumbuhan yang sehat pada tahun-tahun mendatang, walaupun menemukan pasar dan bersaing di berbagai pasar beserta segmen akan lebih menantang," ujar analis IDC Ryan Reith.


Meski pasar ponsel pintar mulai memasuki masa jenuh, raksasa-raksasa elektronik tetap merilis produk-produk baru dengan berbagai inovasi. Perusahaan elektronik asal Korea Selatan, Samsung yang merupakan pembuat ponsel pintar terbesar di dunia, bulan lalu baru saja merilis produk flagship terbarunya, Galaxy Note 9.

Selain itu, bulan depan Google juga bakal menggelar sebuah acara yang kabarnya akan menjadi momen peluncuran ponsel-ponsel Pixel premium dengan sistem operasi Android. Ponsel-ponsel pintar yang bergerak di atas sistem operasi Android saat ini mendominasi pasar, karena Google memberikan Android secara gratis kepada para pembuat ponsel.

Tak mau kalah, Apple pun diprediksi akan merilis produk-produk iPhone barunya pada gelaran yang akan berlangsung tadi malam (12/9). Kemunculan tiga varian baru iPhone X disebut juga tak lantas menggairahkan kembali pasar yang tengah jenuh.

(evn)