Dilansir dari Reuters, sebuah teleskop orbital berburu planet yang dirancang untuk mendeteksi dunia di luar tata surya telah menemukan planet baru. Penemuan ini terjadi setelah lima bulan peluncurannya dari Cape Canaveral, Florida.
NASA Transiting Exoplanet Survey Satellite atau sering disebut TESS ini menemukan planet 'Bumi-super' dan 'Bumi-panas' dalam tata surya sekitar 49 tahun cahaya. TESS yang memiliki dua tahun misi dengan dana sekitar US$337 juta dinilai dapat memperluas katalog exoplanet, yakni sebuah 'dunia baru' yang mengelilingi bintang jatuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus menunggu dan melihat apa lagi yang ditemukan TESS," kata Seager kepada Reuters. "Kami tahu bahwa planet-planet ada di luar sana, mengotori langit malam, hanya menunggu untuk ditemukan."
NASA mengharapkan untuk mengidentifikasi ribuan 'dunia' yang sebelumnya tidak diketahui, mungkin ratusan dari mereka berukuran Bumi atau berukuran 'super-Bumi'. Mereka menyakini yang paling mungkin untuk menampilkan permukaan berbatu atau lautan adalah kandidat terbaik untuk kehidupan berevolusi.
Dengan empat kamera khusus, TESS menggunakan metode deteksi yang disebut fotometri transit. (age)