Perusahaan dengan total valuasi hingga 5,1 miliar pound sterling atau sebesar Rp99,7 triliun ini akan melepas 25 persen atau 57 juta lembar saham dari modal yang tertanam. Aston menawarkan sahamnya di kisaran Rp343.108 hingga Rp441.138 per lembar.
Aston Martin mengatakan bahwa harga final akan diumumkan pada 3 Oktober, dan mulai diperdagangkan di London pada 8 Oktober. Aston Martin mengklaim satu-satunya manufaktur otomotif Inggris yang melantai di Bursa Efek London.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jatuh Bangun Aston Martin
Tahun lalu, Aston Martin akhirnya meraup laba pertamanya sejak tahun 2010. Sementara laporan keuangan semester I 2018, Aston telah membukukan laba sebelum pajak sebesar 42 juta pound sterling atau setara dengan Rp792 miliar.
Mengecap manisnya laba perusahaan harus melewati masa-masa sulit terlebih dahulu. Sebelumnya, perusahan sempat memiliki masalah keuangan dan menyatakan bangkrut beberapa kali.
Aston Martin lahir dari sebuah bengkel kecil di London pada tahun 1931 oleh Robert Bamford dan Lionel Martin, telah berubah menjadi perusahaan otomotif terkemuka. (mik)