Kominfo Proses Blokir Situs Skandal Sandiaga Uno
Tim | CNN Indonesia
Selasa, 25 Sep 2018 14:31 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengajukan pemblokiran situs skandal calon wakil presiden 2019 Sandiaga Uno.
Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan pihaknya telah mengajukan pemblokiran ke Internet Service Provider (ISP).
"Sudah kami ajukan pemblokiran ke ISP sejak pukul 10.30," kata Ferdinandus ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (25/9).
Dalam tampilan situs tersebut, Sandiaga dituding berselingkuh dengan sejumlah perempuan. Salah satu wanita yangd disebut, diklaim kerap menyambangi Balai Kota DKI Jakarta saat Sandiaga masih menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Polda Metro Jaya mengaku telah meminta Kominfo memblokir situs yang bernama Skandal Sandiaga.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan penyidik Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pun telah melakukan penyelidikan soal situs tersebut.
"Kita sudah komunikasi dengan Kemenkominfo untuk memblokir situs tersebut," ujar dia, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/9).
Walaupun diajukan sejak pagi, situs itu masih bisa diakses oleh CNNIndonesia.com pada pukul 14.05 WIB. Akses itu dilakukan baik melalui jaringan WiFi dan selular. (asa)
Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan pihaknya telah mengajukan pemblokiran ke Internet Service Provider (ISP).
"Sudah kami ajukan pemblokiran ke ISP sejak pukul 10.30," kata Ferdinandus ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (25/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polda Metro Jaya mengaku telah meminta Kominfo memblokir situs yang bernama Skandal Sandiaga.
"Kita sudah komunikasi dengan Kemenkominfo untuk memblokir situs tersebut," ujar dia, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (25/9).
Walaupun diajukan sejak pagi, situs itu masih bisa diakses oleh CNNIndonesia.com pada pukul 14.05 WIB. Akses itu dilakukan baik melalui jaringan WiFi dan selular. (asa)