Country director Facebook Indonesia Sri Wadowati mengatakan penggunaan teknologi digital membuka peluang seseorang untuk menjadi pelaku bisnis. Internet membantu seseorang bisa berdagang, hingga mendapatkan pelajaran tentang menjalankan bisnis.
"Ini menjadi salah satu dampak bagi pertumbuhan ekonomi di indonesia. Ada contoh dinda yang mau ngurus anak tapi dengan digital bisa sambil jualan. Ada satu lagi, dilarang ingin menjadi chef tapi dilarang orang tua, sekarang bisa jualan online," ujar Sri di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, Kamis (27/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan adanya teknologi mereka bisa kontribusi ke ekonomi, bisnis kecil dan besar, mencari pengalaman, edukasi mereka gunakan teknologi memperbaiki generasi sendiri sehingga mereka punya masa depan yang lebih baik," ucapnya.
"Dulu ada persepsi digital ini hanya terjadi di kota-kota besar dan anak muda (menggunakan teknologi) untuk bermain saja. Kami temukan digital itu punya peranan yang penting dengan kehidupan mereka," imbuhnya.
"Segala kemampuan akibat teknologi ini berbeda dengan generasi yang sebelumnya yang tidak memiki banyak pilihan dibandingkan dengan generasi saat ini," kata Sri.
Survei ini merupakan kerja sama antara Facebook dan Bain & Co yang dilakukannya dari bulan April hingga Juni 2018. Hasil survei memakan waktu 2000 jam dengan 12 ribu responden di Asia Tenggara. 9 dari 21 kota yang diteliti berasal dari Indonesia (Jakarta, Bekasi, Palembang, Makassar, Malang, Medan, Surabaya, dan Bandung). (jnp/evn)