Publik nantinya bisa mengakses citra satelit yang menampilkan daerah yang terkena bencana hingga meluluh lantakkan bangunan dan akses jalan. Pernyataan ini sekaligus membantu relawan yang mengalami kesulitan mengirimkan bantuan karena akses jalan rusak.
"Akan secara terbuka merilis data dari daerah yang terkena bencana untuk mendukung respon terhadap bencana karena data akan tersedia," tutur perwakilan perusahaan dalam pernyataan resmi seperti dilansir dari Space.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sebelumnya, NASA dan LAPAN juga membagikan data citra satelit Palu lewat situs resmi mereka. Lewat pencitraan satelit tampak dampakh kerusakan dan lanskap Palu sebelum dan setelah diguncang gempa dan tsunami pada Jumat (28/9).
Dilaporkan hingga Rabu (3/10) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban tewas mencapai lebih dari 1.407 orang. Palu disebut menjadi kota yang mengalami dampak paling parah dari terjangan tsunami dan gempa bumi dibandingkan kota lain di Sulawesi Tengah. (jnp/evn)