Skenario Mobil Otonom Kecelakaan saat Penumpang Ketiduran

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 11/10/2018 11:41 WIB
Skenario Mobil Otonom Kecelakaan saat Penumpang Ketiduran Mobil otonom Chrysler Pacifica Hybrid milik Waymo. (Foto: Waymo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kecelakaan mobil otonom di jalan raya terjadi lagi, kali ini dialami Waymo, perusahaan yang tadinya proyek Google mengembangkan teknologi itu. Kecelakaan itu dilaporkan terjadi saat pengemudi tertidur sementara sistem otonom menyala.

Leflanenews, Rabu (9/10), memberitakan dari The Information, seseorang yang sudah melihat video kecelakaan menjelaskan, pengemudi tertidur setelah sekitar satu jam berada di belakang kemudi ketika sistem otonom bekerja.


Waymo mengakui insiden ini. Disebut salah satu minivan Chrysler Pacifica milik mereka terlibat insiden saat pengemudi tiba-tiba mematikan kerja sistem otonom hingga membuat kendaraan keluar dari jalur.


Dijelaskan Waymo, sebenarnya tidak masalah bila pengemudi tertidur saat kendaraan dalam mode otonom. Masalahnya, pengemudi yang tertidur itu tanpa sadar menginjak pedal gas hingga membuat kerja otonom berhenti. Pengemudi tetap tertidur ketika mobil keluar jalur.

Waymo mengatakan sistem otonom tidak melakukan kesalahan. Kecelakaan disebut karena kelalaian manusia.

"Kami memiliki budaya keselamatan yang kuat di Waymo. Kami telah melakukan uji coba di kawasan Mountain View selama hampir 10 tahun, dan secara konstan terus meningkatkan praktek terbaik kami, termasuk perhatian pengemudi, karena keselamatan dan tanggung jawab uji coba dari teknologi kami merupakan bagian integral dari semua yang kami lakukan," jelas Waymo dalam pernyataan resminya.


Tidak ada yang terluka dalam kejadian ini. Mobil juga hanya mengalami kerusakan ringan pada roda dan bemper.

Kecelakaan ini bukan yang pertama bagi Waymo. Pada Juni lalu, perusahaan yang sekarang memiliki 600 unit mobil otonom ini juga sempat mengalami insiden di Mesa, Arizona. Waymo terpisah dari proyek Google dan berdiri sebagai perusahaan sendiri pada Desember 2016. (gfs/fea)