"Saya kira bagus mobil nasional itu," kata Ma'ruf menanggapi pertanyaan wartawan mengenai mobil nasional usai berkunjung ke Pondok Pesantrean (Ponpes) Krapyak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (14/10).
Semangat tersebut dikobarkan Jokowi saat menghadiri pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Tangerang beberapa waktu lalu. Mobil Esemka sempat di gadang-gadang akan menjadi cikal bakal mobil nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan kita seharusnya mencoba mempunyai mobil nasional," kata Ma'ruf. Ditanya mengenai program ekonomi lainnya yang digelorakan Jokowi, Ma'ruf juga menyepakati, bahkan harus dimaksimalkan potensinya agar bisa semakin memajukan perekonomian bangsa Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terdaftar di Kemenperin
Beberapa waktu lau, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika mengatakan bahwa Esemka telah terdaftar di Kemenperin untuk diproduksi.
Kabarnya, Esemka sudah melalui uji tipe kendaraan atau vehicle type approval (VTA) di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Kementerian Perhubungan.
Ada beberapa tipe mobil Esemka yang telah menjalani pengujian di BPLI-SKB, yaitu Bima 1.3 (4×2) M/T, Bima 1.8D (4×2) M/T, Niaga 1.0 (4×2) M/T, Digdaya 2.0 (4×2) M/T, dan Borneo 2.7D (4×2) M/T.
Infografis Esemka. (Foto: CNN Indonesia/Fajrian) |
Infografis Esemka. (Foto: CNN Indonesia/Fajrian)