Air Sungai Keruh Salah Satu Tanda Potensi Banjir Bandang

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 16/10/2018 15:30 WIB
Air Sungai Keruh Salah Satu Tanda Potensi Banjir Bandang Ilustrasi banjir bandang. (Foto: ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap adanya potensi banjir bandang jelang musim hujan di Indonesia. Salah satu tandanya yakni air sungai yang tiba-tiba berubah keruh ketika curah hujan mulai meningkat.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan potensi banjir bandang sebenarnya bisa dilihat dari beberapa tanda-tanda. Perubahan warna air sungai menjadi salah satu 'alarm' peringatan dini potensi banjir bandang.

"Tanda-tanda pertama yang menjadi peringatan dini diantaranya air sungai yang tiba-tiba berwarna keruh atau mengalir bersama lumpur, pasir, dan bahkan disertai ranting-ranting kayu," jelas Dwi dalam keterangan resmi.


Selain perubahan warna, tanda lainnya yakni kenaikan muka air sungai mencapai 10 hingga 20 centimeter.

Sementara untuk masyarakat yang berada di sekitar pegunungan dan perbukitan, terlihat ada awan tebal dan sungai terlihat mendung. Jika tanda serupa terlihat di daerah pinggir sungai, masyarakat diminta meninggalkan daerah tersebut untuk mengantisipasi.

Selain potensi banjir bandang, Dwi mengatakan masyarakat dan pemerintah daerah harus melakukan inspeksi di hulu sungai untuk melacak adanya endapan longsor.

Jika tak ditangani, endapan yang terakumulasi bisa membendung sungai hingga berpotensi jebol saat turun hujan ekstrem.

Sebelumnya, BMKG memperkirakan potensi banjir bandang akan terjadi seiring dengan meningkatnya curah hujan. Sejumlah daerah yang diprediksi rawan banjir bandang dalam sepekan ke depan antara lain Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. (evn)