Padahal faktanya, gunung es simetris tersebut baru terpisahd ari larsen C Shelf. Tampilannya yang di luar nalar lantara berbentuk datar (tabular) berbeda dengan gunung es pada umumnya yang biasanya tidak berbentuk datar.
Gunung es biasanya memiliki bentuk tidak beraturan, salah satunya seperti yang menabrak kapal Titanic. Para ilmuwn NASA menemukan gunung es ini berada di Antartika pada 16 Oktober sebagai bagian dari Opeasi IceBridge.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gunung es tabuler muncul karena potongan besar es yang terpisah dari lapisan es. Dalam kasus ini, gunung es berbentuk persegi yang unik ini memisahkan diri dari lapisan es Larsen C.
Dilansir dari Gizmodo, Larsen C merupakan lapisan es yang melahirkan gunung es raksasa A-68 pada Juli 2017 lalu. Berdasarkan tepi yang masih halus dan kondisinya yang masih alami, NASA memperkirakan gunung es persegi ini baru saja lahir.
Gunung es yang ditemukan ini belum diukur, namun Brunt memperkirakan ukurannya sekitar 1,6 kilometer.
Sebaliknya, luas permukaan es A-68 sekitar 58 kilometer. Brunt mengatakan bahwa bongkahan gunung es simetris ini hanya 10 persen dari massa yang terlihat, sementara sisnya berada di bawah air. (jnp/evn)