Kepala Grup Penjualan dan Pemasaran MMKSI Imam Choeru Cahya mengatakan bahwa pihaknya masih memantau pergerakan pasar mobil perkotaan di Tanah Air. Sehingga belum ada kata sepakat mengenai kelanjutan Mirage pasca stoknya habis di dealer.
"Pasar itu kan dinamis, APM (Agen Pemegang Merek) pasti mempertimbangkan ke depannya," kata Imam di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (24/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kalah Bersaing, Penjualan Mirage Sekarat |
Kendati begitu, ia menyatakan keran impor untuk Mirage bakal kembali dibuka jika ada tren positif di segmen mobil perkotaan dalam negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari tahun ke tahun, penjualan Mirage memburuk. Dalam data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menunjukan penjualan wholesales Mirage periode Januari-Juni 2018 Mirage sebesar 259 unit. Periode sama tahun sebelumnya, Mirage terjual 1.076 unit.
MMKSI telah menghentikan impor Mirage sejak Juli 2018 dari Thailand. Pada Agustus, produsen mengaku persediaan Mirage yang tersisa hanya tinggal 200 unit. (ryh/mik)