Pemilik nama asli Ma Yun ini mengatakan Gates sempat menjadi sumber frustasi baginya ketika awal di awal merintis Alibaba Group di tahun 1999. Situasi saat itu cukup sulit bagi perusahaan rintisan (startup) yang baru berkembang seperti Alibaba.
"Ketika saya masih muda, saya membenci Bill Gates karena saya pikir Microsoft mengambil semua peluang. IBM dan Oracle juga mengambil semua peluang" kata Ma.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Jack Ma Institute Bakal Dimulai 2019 |
Kendati demikian, Ma kemudian sadar bawa itu bukanlah salah Gates atau raksasa teknologi lainnya. Rasa frustasinya hanya alasan umum yang dibuat-buat untuk mencari pelampiasan yang justru berpotensi menjatuhkan banyak calon penusaha.
"Biaya teknologi informasi ini terlalu mahal bagi kami, jadi kami harus berinovasi. Kami harus merancang teknologi yang cukup sederhana," ujar Ma mengutip CNBC.
Ia mengakui jika di satu titik, inovasi ini harus dipaksakan. Ia mengatakan banyak inovasi yang muncul bukan karena ingin dilakukan, namun karena adanya keterpaksaan.
Sejak menyadari fakta tersebut, Ma justru memiliki hubungan sebaliknya - menjadi dekat dengan Gates. Ia juga tak segan mengakui jika keberadaan Bill dan Melinda Gates Foundation merupakan inspirasi baginya untuk mendirikan badan amal. (jnp/evn)