Wahana ini meluncur bersama dengan satelit eksperimental berbentuk kubus yang disebut MarCO. Perangkat ini akan menjadi penerus komunikasi saat wahana angkasa itu mendarat di permukaan Mars 26 November mendatang. Pendaratan melewati atmosfer tipis Mars itu diperkirakan akan berlangsung hanya tujuh menit.
Manajer proyek InSight Tom Hoffman mengatakan kepada wartawan bahwa waktu jatuh tempo pendaratan lintasan masuk balistik pesawat akan terjadi pukul 11:47 "tidak peduli apa pun (yang terjadi)."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wahana antariksa ini akan mencapai mars di tengah musim badai pasir di planet itu. Sehingga para peneliti telah menambahkan pelindung suhu ekstra bagi perangkat itu.
Pada dasarnya, "tahap pendaratan" InSight dilakukan dengan menjatuhkan wahana yang tertutup oleh aeroshell ke atmosfer Mars.
Wahana itu akan mengembangkan parasut supersonik dan membuka perisai pelindung panas dan mendarat dengan kecepatan kian lambat dari kecepatan 19.795 km per jam hingga hanya 5 meter per jam. Sebelum mendarat di wahana akan menyalakan roket retro untuk memastikan pendaratan yang lembut.
Selain itu NASA juga akan menyiarkan secara langsung pendaratan pada 26 November itu. Tapi, jangan harap siaran langsung ini akan seseru siaran langsung peluncuran SpaceX Falcon 9. Sebab, dua kamera di papan Insight tidak akan memotret gambar sampai debu yang mengepul akibat pendaratan wahana hilang.
Ada kemungkinan Mars Reconnaissance Orbiter yang meluncurkan wahana ini dari atas atmosfer Mars mengambil gambar Insight dan parasut yang dibukanya saat turun. Tapi itu mungkin adalah pandangan terbaik yang bisa diharapkan saat merekam proses pendaratan, seperti dilaporkan CNet.