Pasar Smartphone Lesu, Pengapalan Oppo, Vivo, Xiaomi Naik

CNN Indonesia | Sabtu, 03/11/2018 12:54 WIB
Pasar Smartphone Lesu, Pengapalan Oppo, Vivo, Xiaomi Naik Ilustrasi (CNN Indonesia/Rebeca Joy Limardjo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pengiriman perangkat pintar secara global tengah mengalami penurunan selama tiga kuartal berturut-turut. Tapi, Oppo, Xiaomi, dan Vivo melawan tren dan malah berhasil mencetak tingkat pengiriman tertinggi dibanding kuartal sebelumnya.

"Meskipun mengalami penurunan pasar dalam negeri. Oppo, Vivo, dan Xiaomi berhasil mencapai angka tertinggi barunya dalam pengiriman smartphone dalam tiga kuartal berturut-turut," ujar Associate Director Counterpoint Research, Tarun Pathak dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/11).

Penurunan pangsa pasar selama tiga kuartal berturut-turut menurut Pathak baru pertama kali terjadi. Menurutnya hal ini terjadi karena kurangnya inovasi dan pembaharuan pada kualitas smartphone. Sehingga terjadi penurunan permintaan di pasar negara maju seperti China, Amerika Serikat, dan Eropa Barat.


Selain tiga merek tersebut, Huawei juga berhasil mempertahankan jumlah pengirimannya di angka lebih dari 50 juta unit. Huawei juga mampu mempertahankan pangsa pasar ponselnya di posisi kedua pada kuartal tiga.

Menurut Pathak, merek-merek tersebut akan terus berkembang dan mendorong penjualan ke negara-negara Asia Pasifik dan Eropa.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan pada pasar di negara mereka sendiri.

Analis Shonhit Srivastava juga menyebut bahwa pertumbuhan vendor ponsel China terutama didongkrak oleh pasar negara berkembang.

Mereka menggunakan berusaha menggaet pengguna di pasar ini dengan prinsip ponsel "berkulitas premium, biaya terjangkau". Sebab, sebagian besar pengguna ponsel di psar ini tak bisa membeli ponsel unggulan yang berharga selangit.

Penawaran spesifikasi yang diberikan oleh setiap perusahaan perangkat pintar, seperti kemampuan AI, kamera ganda, tampilan layar penuh, dan kapasitas memori yang lebih tinggi, secara tidak langsung berhasil menarik minat pembeli.

Siklus pertumbuhan berikutnya kemungkinan akan didorong oleh munculnya teknologi 5G pada beberapa kuartal mendatang. Hal inilah yang dimanfaatkan perusahaan ponsel pintar menjadi salah satu cara untuk mempertahankan pendapatannya walaupun jumlah pengiriman menurun.

Meski pangsa pasarnya menurun, Samsung tetap memimpin pasar penjualan ponsel pintar pada kuartal ini dengan pangsa pasar 19 persen. Berdasarkan riset Counterpoint, Samsung mengalami penurunan pangsa pasar selama empat kuartal berturut-turut. (jef/eks)