Facebook menjamin tak akan ada pemecatan, karena yang dilakukan hanya sebatas mererganisasi tim AR dan VR yang memiliki spesialisasi keahlian yang sama. Sehingga akan lebih fokus mengembangkan teknologi tertentu dalam jangka panjang.
Dilansir dari TechCrunch, Facebook telah mengonfirmasi kabar tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perangkat yang akan dinamai Rift S ini akan menampilkan pembaharuan dalam sistem pelacakan gambar. Sebelumnya, pada akhir 2016, co-founder Oculus Brendan Iribe mengundurkan diri sebagai CEO.
Lihat juga:Pendiri Oculus Hengkang dari Facebook |
Mengingat lambatnya adopsi VR dan tantangan rekayasa headset AR, Kepala AR Facebook Ficus Kirkpatrick menegaskan bahwa struktur baru ini dapat membantu Oculus mengulangi cara untuk mencapai sukses jangka panjang. (jef/age)