Glen mengatakan langkah pertama untuk mengamankan ponsel adalah dengan kemauan para pengguna untuk senantiasa memperbarui perangkat lunak dalam ponsel.
Dengan adanya pembaruan terbaru, Glen mengatakan malware berbahaya bisa ditangkal. Kendati demikian, Glen mengakui kesadaran masyarakat untuk memperbarui perangkat lunak masih kurang.
Lihat juga:Pengguna Ponsel Lebih Mudah Ditipu |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal ponsel sering digunakan sebagai tempat penyimpanan data-data pribadi seperti nomor rekening dan pin, kata sandi, nomor KTP, dan lain-lain
"Banyak penipuan mengaku dirinya itu pihak berwenang dan minta pin kemudian password, dari kami itu tidak akan pernah minta hal itu," kata Glen.
Langkah keempat adalah Glen menganjurkan agar pengguna menggunakan kata sandi yang kuat. Kata sandi adalah kombinasi variasi huruf, angka, huruf besar dan kecil, kemudian tanda baca.
"Pakai yang isinya tidak bisa ditebak, kalau bisa jangan tanggal lahir, jangan angka 0 semua. Kemudian gunakan Multi Factor Authentication. Di Telkomsel pakai SMS one time password dan sedang dikembangkan ke Biometric Scanner," ujar Glen. (jnp/age)