Juru bicara Instagram mengatakan bahwa pihaknya secara internal menemukan ada kebocoran yang menimpa 'sebagian kecil pengguna'.
Dilaporkan The Verge, bug tersebut terkait dengan fitur baru Instagram yang dirilis pada April lalu yang memungkinkan pengguna mengunduh data mereka. Fitur ini dirilis setelah keputusan mengenai regulasi keamanan General Data Protection Regulation (GDPR) bagi pengguna di Eropa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang ahli keamanan kepada The Information mengatakan besar kemungkinan Instagram menyimpan password pengguna hanya berupa teks biasa, yang membuat isu keamanan perusahaan mulai dipertanyakan.
Kendati demikian, Instagram menyebut kebocoran ini tidak melibatkan pihak ketiga. "Informasi (yang sempat bocor) tidak terekspos kepada pihak lain dan kami melakukan perubahan sehingga hal ini tidak lagi terjadi," ungkap juru bicara.