Dilansir dari AFP, mantan astronot NASA Tom Jones mengatakan bahwa mereka akan menyelesaikan penelitian tersebut dalam waktu 25 tahun. Ia juga menambahkan bahwa penelitian ini akan memberi tantangan besar bagi teknologi dan medis.
Diketahui, perjalanan dari Bumi ke Mars dikatakan dapat menimbulkan masalah ilmiah yang jauh lebih besar dibandingkan misi Apollo ke bulan. Hal tersebut disebabkan oleh jarak yang harus ditempuh untuk pergi ke planet merah sekitar 225 juta kilometer, yang berjarak lebih jauh dibandingkan pergi ke bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, dampak dari gravitasi nol juga menyebabkan kerangka akan menyerap kalsium dan massa tulang.
Astronot dan efek mikrogravitasi. (REUTERS/NASA/Jim McDivitt/Handout) |
Dalam kondisi demikian, maka perjalanan ke Mars tidak akan memakan waktu begitu lama, sehingga setiap astronot akan menerima jumlah radiasi yang sama dari biasanya dan akan dianggap aman.
NASA saat ini sudah memiliki penjelajah robot baru yang diberi nama zoom InSight untuk menuju Mars, dan akan mendarat pada 26 November setelah lepas landas dari California pada 5 Mei.
Lihat juga:NASA Temukan Gunung Es Simetris di Antartika |
Saat ini sejumlah perusahaan swasta di sejumlah negara sedang membangun sebuah teknologi yang dapat digunakan untuk melakukan misi perjalan ke Mars, seperti SpaceX. Beberapa ahli mengatakan bahwa eksplorasi yang baru dilakukan ke Bulan dapat menjadi perbekalan untuk menjalani perjalanan ke Mars, seperti pengetahuan tentang cara mengeluarkan air atau menggunakan teknologi yang lainnya.
(jef/eks)
Astronot dan efek mikrogravitasi. (