CEO Nissan Cemas Pada Skandal Ghosn

AFP, CNN Indonesia | Minggu, 25/11/2018 03:01 WIB
CEO Nissan Cemas Pada Skandal Ghosn Ilustrasi. (REUTERS/Regis Duvignau)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO Nissan Hiroto Saikawa berbicara mengenai kekecewaannya terhadap pengungkapan kesalahan oleh mantan kepala perusahaan Carlos Ghosn dalam sebuah surat kepada karyawan perusahaan.

Dilansir dari AFP, Saikawa mengatakan dia tidak bisa mengungkapkan semua rincian tentang apa yang telah terjadi karena kasus itu masih dalam penyelidikan.

Tetapi perusahaan menuduh Ghosn memiliki jumlah kompensasi yang kurang dilaporkan, salah mengartikan investasi perusahaan dan menggunakan aset perusahaan untuk penggunaan pribadi.
Ia juga menuduh Direktur Perwakilan Greg Kelly telah mendalangi penipuan dengan Ghosn. Sebagai seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk rencana kebangkitan Nissan, "Saya ditinggalkan dengan kebencian dan kekecewaan yang sulit diartikulasikan", tulis Saikawa.


"Saya benar-benar menyesal, dan ingin meminta maaf karena, kami mengkhianati dan benar-benar mengecewakan pelanggan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lain yang mendukung kami," tulisnya.

Memo internal mengundang semua staf ke pertemuan balai kota dengan Saikawa untuk membahas masa depan perusahaan.

Mantan ketua Nissan Ghosn sejak Senin lalu ditahan di tahanan Jepang karena dituduh mengecilkan pendapatannya sekitar US$ 44 juta antara Juni 2011 dan Juni 2015.

Jaksa Jepang juga menuduh Kelly memiliki peran dalam pelanggaran.

Wakil kepala jaksa Shin Kukimoto mengatakan kasus Ghosn adalah salah satu jenis kejahatan paling serius di bawah Undang-Undang Instrumen Keuangan Jepang, dan Ghosn bisa terkena hukuman 10 tahun penjara.

Meskipun dewan Nissan memecat Ghosn dan Kelly, mereka telah menegaskan bahwa mereka ingin aliansi mereka dengan Renault dan Mitsubishi bertahan.

Dewan Mitsubishi Motors dilaporkan akan bertemu Senin untuk membahas masa depan Ghosn. (age/age)


BACA JUGA