Carlos Ghosn Sebut Kenaikan Gajinya Diketahui Direksi Nissan

CNN Indonesia | Minggu, 25/11/2018 15:13 WIB
Carlos Ghosn Sebut Kenaikan Gajinya Diketahui Direksi Nissan Mantan Direktur Eksekutif Nissan Motors, Carlos Ghosn. (REUTERS/Regis Duvignau)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Direktur Nissan, Carlos Ghosn, dikabarkan menyangkal seluruh tudingan soal konspirasi untuk menyembunyikan kenaikan gajinya dari pemerintah Jepang. Dia berkeras hal itu sudah sesuai kesepakatan dan sepengetahuan petinggi perusahaan lainnya.

Sebagaimana dilansir Reuters, Minggu (25/11), kabar itu disampaikan oleh seorang sumber yang dikontak oleh televisi nasional Jepang, NHK. Menurut sumber itu, Ghosn beralasan tidak pernah berniat menyembunyikan kenaikan gajinya untuk penggelapan pajak.

Sumber itu menyatakan, salah satu petinggi Nissan yang turut dibekuk bersama Ghosn, yakni Greg Kelly menyatakan membela atasannya itu. Menurut dia, seluruh pembicaraan tentang permintaan kenaikan gaji dan segala macam tunjangan Ghosn sudah diketahui jajaran direksi Nissan.
Nissan saat ini sudah mencopot Ghosn dan Kelly dari jabatan masing-masing. Menurut sumber, saat ini Nissan sedang ancang-ancang memilih direktur baru dalam satu atau dua bulan mendatang. Konon kandidatnya harus sudah bisa diketahui sebelum rapat direksi pada 20 Desember.


Kejaksaan Jepang menuduh Ghosn dan Kelly berkonspirasi untuk menyembunyikan kenaikan gaji hingga sekitar US$88 juta, antara Juni 2011 dan Juni 2015 saat bekerja di Nissan. Di samping itu, Ghosn juga diduga terlibat sejumlah konflik dengan beberapa pihak.

Wakil Jaksa Agung Jepang Shin Kukimoto mengatakan kasus Ghosn adalah salah satu jenis kejahatan paling serius di bawah Undang-Undang Instrumen Keuangan Jepang. Ghosn pun terancam dihukum 10 tahun penjara.
Meskipun dewan direksi Nissan memecat Ghosn dan Kelly, mereka menegaskan tidak ingin merusak kerja sama dengan Renault dan Mitsubishi.

Meski demikian, skandal membuat Nissan, Renault, dan Mitsubishi terpengaruh. Dewan Direksi Mitsubishi Motors dilaporkan akan bertemu pada Senin untuk membahas masa depan Ghosn di perusahaan mereka. (ayp/ayp)




BACA JUGA