Elon Musk Kemungkinan Besar Akan Ikut Misi Mars Pertama

CNN Indonesia | Selasa, 27/11/2018 22:55 WIB
Elon Musk Kemungkinan Besar Akan Ikut Misi Mars Pertama Elon Musk (REUTERS/Bobby Yip)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pendiri SpaceX Elon Musk (47) mengungkapkan bahwa ada kemungkinan 70 persen bahwa ia sendiri yang akan berangkat ke Mars. Namun perjalanan ke Mars ini diperkirakan baru akan terwujud 7 tahun kemudian. Harga tiketnya sekitar "beberapa ratus ribu dolar."

"Saya tahu pasti apa yang harus dilakukan," jelasnya. "Saya berpikir untuk pindah kesana," ujar Musk kepada Axios, Minggu (28/11).

Dengan harga tiket semahal itu, Musk menyangkal bahwa perjalanan luar angkasa ini bisa menjadi pelarian bagi para orang kaya dari planet ini.


"Tidak, kemungkinan Anda akan mati di Mars, lebih tinggi dibandingkan di Bumi," ujarnya.

Para penghuni Mars ia sebut hanya akan memiliki sedikit waktu untuk bersantai.

"Ketika Anda berhasil melakukan pendaratan awal, Anda harus bekerja terus untuk membangun sebuah pemukiman. Tidak memiliki waktu banyak untuk beristirahat," jelasnya lagi.

"Ini merupakan lingkungan yang keras, dan memungkinkan kematian merupakan pilihan yang tepat jika berada di sana. Kami kira Anda bisa kembali ke Bumi, tapi kami tidak begitu yakin. Apakah itu terdengar seperti tempat perlindungan untuk orang kaya?"

Setelah itu, ketika Musk diberikan pertanyaan mengenai tiket yang dihargai tinggi, sehingga tidak semua orang dapat merasakan perjalanan tersebut. Musk berkomentar bahwa harga tersebut merupakan angka yang relatif murah untuk perjalanan ke luar angkasa.

Meski demikian Musk yakin bahwa misi ini akan tetap menarik bagi banyak orang. Ia membandingkannya dengan para pendaki gunung. Meski banyak orang yang mati di gunung, tapi mereka tetap melakukan tantangan itu.

Sebelumnya Lembaga Antariksa AS (NASA) telah memprediksi bahwa mereka dapat menempatkan manusia di Mars dalam waktu 25 tahun lagi. Akan tetapi, mereka memiliki risiko tinggi terserang penyakit saat melakukan perjalanan ke Mars. (eks)