InSight Milik NASA Jelajah Mars Cari Misteri Planet Terbentuk

Reuters & AFP, CNN Indonesia | Selasa, 27/11/2018 12:20 WIB
InSight Milik NASA Jelajah Mars Cari Misteri Planet Terbentuk Pesawat Tak Berawak Insight. (NASA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pesawat antariksa NASA, InSight telah tiba di Mars. Pesawat luar angkasa bernilai Rp14,3 triliun ini bertujuan mendeteksi gempa dan getaran di Mars sebagai salah satu cara untuk mengungkap misteri terbentuknya Mars dan bagaimana cara pembentukan planet lain selain bumi.

Dilansir dari Reuters, satu hari sebelum rencana pendaratan para teknisi NASA mengaku tak bisa tidur hingga sakit perut karena perasaan 'deg-degan' menantikan Insight mendarat di Mars.

Namun, semua hal tersebut terbayar ketika menyaksikan Insight yang berhasil mendarat dengan mulus di Planet Mars. Sontak ruang kendali di Jet Propulsion Laboratory (JPL) ramai dengan teriakan haru biru saat mereka menerima sinyal yang mengkonfirmasi kedatangan InSight di tanah Mars, dataran luas yang tandus di dekat ekuator planet.


Beberapa menit kemudian, pengendali JPL menerima foto 'selfie' kabur dari lingkungan baru penyelidikan di Planet Merah, menunjukkan tepi satu kaki pendarat di samping batu.

Pendaratan InSight mengakhiri perjalanan selama enam bulan sejauh 301 juta mil (548 juta km) dari Bumi.

Pesawat luar angkasa diluncurkan dari California pada Mei dan pesawat ini akan menghabiskan 24 bulan ke depan, dua tahun waktu bumi atau sekitar satu tahun Mars untuk mengumpulkan banyak data membuka misteri tentang bagaimana Mars terbentuk.
Para ilmuwan berharap dengan data yang didapat dari planet merah tersebut, asal-usul Bumi dan planet berbatu lain bagian tata surya bisa diketahui.

"Alasan mengapa kami menggali ke Mars adalah untuk lebih memahami bukan hanya Mars, tetapi Bumi itu sendiri," kata Bruce Banerdt dari JPL, Penyelidik Utama InSight.

Pertanyaan yang masih menjadi tanda tanya besar adalah mengapa Mars sebuah planet yang pernah hangat dan basah, berevolusi menjadi planet kering, sepi, dingin dan tanpa kehidupan. Evolusi planet Mars ini jauh berbeda dengan planet Bumi.

Para ilmuwan menyakini jawaban ini ada hubungannya dengan tak adanya fakta-fakta masa lalu Mars, baik mengenai medan magnet atau aktivitas tektonik.

InSight dan misi penjelajah Mars berikutnya, yang dijadwalkan untuk meluncur pada 2020, dilihat sebagai prekursor untuk eksplorasi manusia di Mars. Sebuah tujuan yang dikatakan oleh Administrator NASA Jim Bridenstine mungkin akan tercapai pada pertengahan 2030-an. (age)