Sementara untuk XL angka sumbangan pendapatan dari sektor digital lebih besar lagi.
"Yang jelas pendapatan data XL dari data paling besar yaitu sudah sekitar 78 persen terhadap total pendapatan layanan," jelas Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Kirill Mankovksi saat ditemui di Balai Kartini, Jakarta Selatan, pada Selasa (27/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Khusus IoT masih di bawah 3 persen dalam satu tahun ke depan," papar General Manager IoT Smart Connectivity Telkomsel, Alfian Manullang, saat ditemui pada kesempatan yang sama.
"Kalau bisnis digital memang harapannya akan menjadi pengganti dari revenue kita yang dari SMS dan telepon dalam waktu beberapa tahun ke depan," jelas Alvian lagi.
Namun Mankovksi, adopsi teknologi IoT sebetulnya tak akan terlalu berpengaruh pada kenaikan penggunaan data. Sebab, transmisi data sensor-sensor tersebut tak besar.
"IoT menjadi driver tapi mungkin volume data IoT tidak besar dari sensor kecil. 2-20 MB per bulan. Driver utama ini YouTube, video on demand, yang dari smartphone," kata dia. (kst/eks)