Kemarahan Trump terpantau dari salah satu unggahan dalam akun twitter resminya. Ekspresi Trump seperti ini merupakan yang terkini setelah sebelumnya dia dikenal sering menyerang perusahaan AS yang gagal memenuhi janjinya melindungi pekerjaan di AS.
"AS telah menyelamatkan General Motors, dan ini terima kasih yang kita dapat. Kami sekarang mencari cara memotong semua subsidi @GM, termasuk untuk mobil listrik," kicau Trump.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Dua di antara lima pabrik GM yang bakal ditutup di AS berada di Michigan dan Ohio. Keduanya berperan penting buat Trump saat proses pemilihan Presiden AS pada 2016 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan AFP, Selasa (28/11), mengabarkan, GM merespons ucapan Trump dengan mengatakan, "Berkomitmen mempertahankan kehadiran manufaktur yang kuat di AS, sesuai bukti dari investasi lebih dari 22 miliar dolar AS di operasi AS sejak 2009".
Selain itu pihak GM juga menjelaskan "banyak" pekerja terdampak "punya kesempatan pindah ke pabrik lain GM" yang memproduksi model lebih populer yaitu truk dan SUV.
Sebelumnya Trump juga menyoroti keputusan GM terkait upayanya masuk lebih dalam ke pasar luar negeri, terutama China yang sekarang lebih banyak menjual kendaraan ketimbangg AS. Keputusan mendirikan pabrik di China dikatakan pertaruhan dan Trump menyatakan melindungi pekerja AS. Dia juga mengkritik bahwa tidak ada satupun pabrik GM di China yang ditutup. (fea)