Selain itu, LinkedIn mengungkap 50 persen responden di Indonesia memiliki preferensi untuk memulai usaha sendiri. Selain Indonesia, Filipina juga memiliki ketertarikan wirausaha sekitar 53 persen, diikuti Australia 13 persen, Hong Kong 13 persen, dan Jepang 7 persen.
Sekitar 38 persen responden Indonesia yakin memliki kemampuan untuk mulai merintis usaha. Kondisi ini berbanding terbalik dengan optimisme responden di negara maju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:LinkedIn Uji Coba Fitur Stories |
Namun, ada tujuh faktor yang membuat calon wirausaha optimis dengan 'niat mulia' mereka. Faktor tersebut yakni ketersediaan peluang, tingkat kesulitan, kepercayaan diri, pandangan ekonomi dan finansial, kualitas hidup pribadi dan keluarga.
Dalam riset kali ini, LinkedIn bekerja sama dengan GfK yang diselenggarakan pada September dan Oktober 2018. Survei ini melibatkan 11 ribu responden berusia 16 hingga 60 tahun di sembilan negara melalui metode wawancara online.
Indeks ini menggunakan "100" sebagai skor dasar atas rasa kepercayaan diri. Skor yang lebih tinggi merepresentasikan kepercayaan diri yang lebih besar dari orang-orang yang tinggal di negara tertentu. (evn)