Lampu di dalam kabin mempunyai beberapa fungsi yang salah satunya mempermudah pencarian barang pengemudi dan penumpang karena saat malam hari minim cahaya.
Selain itu lampu kabin juga berguna sebagai penanda apakah pintu kendaraan sudah tertutup rapat atau belum. Sebagian mobil lampu kabinnya tidak akan mati jika pintunya belum ditutup rapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Alasan di Balik Kemudi Mobil yang Melingkar |
1. Menyesuaikan penglihatan pada malam hari. Pupil mata akan berubah ukuran sesuai intensitas cahaya yang diterima.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, lampu kabin mobil yang dimatikan akan membuat pupil matamu menyesuaikan diri dengan intensitas cahaya di luar mobil. Prinsip sederhana ini dipercaya untuk meningkatkan keselamatan.
Sebab, jika lampu kabin mobil menyala, para penjahat akan lebih mudah melakukan aksinya karena sudah mengetahui kondisi di dalam mobil.
3. Membiarkan lampu kabin menyala dapat membuat baterai boros. Lampu kabin yang dibiarkan menyala di sepanjang perjalanan akan berpengaruh pada komponen baterai. Sebagai penghasil listrik, daya baterai mobil bakal terkuras habis jika lampu kabin menyala untuk waktu lama.
Kondisi tentu akan semakin parah jika kita berada dalam perjalanan jauh. Lampu kabin yang terus-terusan dinyalakan akan menyebabkan baterai mobil habis. Dampaknya mobil bisa mogok. Tidak hanya itu, habisnya daya baterai mobil akan berpengaruh pada performa mobil dan menyebabkan kerusakan komponen lainnya.