Xpander 'Kencani' Pramugari Garuda Indonesia

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 11/12/2018 15:03 WIB
Xpander 'Kencani' Pramugari Garuda Indonesia Ke-401 unit Xpander yang dipesan Garuda Indonesia merupakan varian GLS transmisi manual 5 percepatan. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjalin kerja sama dengan Garuda Indonesia untuk masuk ke pasar fleet (pembelian secara borongan) Xpander. Sebanyak 401 unit Xpander dipesan Garuda Indonesia.

Xpander yang dipesan ini diperuntukkan sebagai kendaraan operasional awak kabin Garuda Indonesia di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. Selanjutnya ke-401 Xpander akan digunakan seluruh awak kabin Garuda Indonesia dari tempat tinggalnya di Jabodetabek menuju ke bandar udara Soekarno-Hatta.

"Kabin crew kami itu fresh, jadi butuh mobil yang fresh juga," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara di Tangerang, Selasa (11/12).


Xpander yang dipesan maskapai penerbangan milik pemerintah (BUMN) itu merupakan varian GLS transmisi manual lima percepatan warna Sterling Silver Metallic. Tidak ada tambahan fitur lain kecuali stiker Garuda Indonesia di eksterior.

Pada tahap pertama pada Oktober 2018, 119 unit Xpander telah beroperasi, dan pada tahap ke dua pada Desember 2018, sebanyak 282 unit Xpander kembali diserahkan.

"400 unit ini akan mempengaruhi pasar fleet di Indonesia. Ini prioritas kami terhadap layanan di Garuda," kata Presiden Direktur MMKSI Naoya Nakamura.

Direktur Penjualan dan Marketing Divisi MMKSI Irwan Kuncoro menyampaikan harapan MMKSI untuk pasar fleet dapat menambah volume penjualan Xpander secara nasional. Fleet ditargetkan dapat mencapai 10 persen dari total penjualan Xpander.

"Fleet kami memang sekarang belum terlalu besar. Tapi kami ingin membuat fleet akan menyumbang 10 persen dari penjualan Xpander," ucap Irwan.

Lebih dari itu Irwan menambahkan bahwa konsentrasi di pasar 'borongan' dipastikan tidak akan mengganggu pasar retail Xpander. Kata Irwan kapasitas pabrik sebanyak 7.000-an unit sebulan masih mampu memenuni pasar retail dan fleet Xpander.

Selain itu lanjut Irwan pihaknya sudah mempunyai rencana lain dengan membidik perusahaan-perusahaan untuk menumbuhkan pasar fleet bagi Xpander ke depan. Namun, Irwan belum dapat menyebutkan siapa perusahaan yang dimaksud. (ryh/mik)