Google Jelaskan Muncul Wajah Trump Saat Mengetik Kata Idiot

CNN Indonesia | Rabu, 12/12/2018 20:17 WIB
Google Jelaskan Muncul Wajah Trump Saat Mengetik Kata Idiot Presiden AS Donald Trump. (Foto: REUTERS/Carlo Allegri)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO Google Sundar Pichai akhirnya memberikan penjelasan terkait hasil pencarian di mesin perambannya yang menampilkan gambar idiot ketika mengetikkan kata kunci Donald Trump.

Pichai memberikan penjelasan tersebut saat menerima pertanyaan dari perwakilan Komite Peradilan Zoe Lofgren (D-CA) yang menyelidiki kemungkinan perusahaan memanipulasi hasil pencarian gambar. Pria keturunan India ini menjelaskan bahwa Google hanya mencocokkan salinan dari miliaran laman situs web di indeks mereka dengan kata kunci yang diketikkan pengguna.

"Kami mengambil kata kunci dan mencocokkannya dengan halaman mereka dan memberi peringkat berdasarkan lebih dari 200 sinyal yang termasuk relevansi, kesegaran, popularitas, bagaimana orang lain menggunakannya," jelas Pichai.


Berdasarkan data itu dalam waktu tertentu, Google mencoba memberi peringkat dan menemukan hasil pencarian terbaik untuk pertanyaan pengguna. Lalu Google mengevaluasi hasil dengan penilai eksternal, dan mereka mengevaluasinya dengan pedoman yang obyektif. 

"Jadi itu bukan ulah seorang pria yang duduk di belakang tirai untuk memilihkan apa yang akan ditunjukkan pada pengguna?," lanjut Lofgren seperti dilansir The Verge.

Pichai menjawab bahwa sistem ini bekerja di skala besar dan mereka tidak mengintervensi secara manual hasil pencarian. Ia berbalik mempertanyakan kepada hal tersebut tergolong sebagai bias atau tidak.

Sebelumnya di awal 2018, pengguna internet menemukan kumpulan foto Trump di bagian teratas Google Images apabila mengetikkan kata 'idiot' di mesin pencari Google. Saat itu Google mengelak bahwa hal itu dimanipulasi oleh perusahaan.

Kini Google memastikan sudah berubah. Perusahaan yang berbasis di Silicon Valley, Mountain View ini menjelaskan mengapa hasil pencarian idiot menampilkan gambar presiden AS ke-45 itu.

Kejadian tak menyenangkan itu terjadi karena ada manipulasi kampanye oleh para aktivis daring yang tidak menyukai kebijakan Trump. Manipulasi algortime yangd ilakukan oleh pengguna situs Reddit yang memasukkan foto Trump ke dalam tautan kata kunci 'idiot'. Pengguna Reddit kemudian melakukan upvote unggahan foto Trump yang dikaitkan dengan kata idiot.

Di tahun 2009, kejadian serupa juga sempat menimpa mantan ibu negara Michelle Obama yang memunculkan karikatur wajahnya yang diedit agar mirip monyet. Atas masalah ini, Google mengunggah iklan yang menjelaskan cara kerja algoritme untuk memunculkan hasil pencarian.

"Mesin pencari merupakan cerminan dari konten dan informasi yang tersedia di Internet. Peringkat situs di hasil pencarian Google sangat bergantung pada algoritma komputer menggunakan ribuan faktor untuk menghitung relevansi halaman dengan permintaan yang diberikan," kata Google pada tahun 2009. (kst/evn)