Sang kekasih khawatir lantaran Kroll tak bisa dihubungi dan meminta kepolisian mengecek kediamannya. Polisi lantas turun ke tengah kota Manhattan untuk melakukan pengecekan kesehatan. Ketika mereka masuk ke kediaman Kroll, pria tersebut telah tak bernyawa dengan obat-obatan terlarang terserak disekitarnya, Minggu (16/12). Kroll tewas di usia 35 tahun.
Saat ini penyebab tewasnya Kroll masih dalam penyelidikan. Namun, polisi menduga obat-obatan itu adalah kokain dan heroin, seperti dilaporkan TMZ.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:'Bangkit dari Kubur', Vine Usung Nama Baru |
HQ Trivia sempat meledak dan mencapai popularitas saat pertama meluncur pada September 2017. Gim ini mengusung konsep live streaming yang digelar dua hari sehari.
Kroll menjadi co-founder Vine dan menjadi General Manager di aplikasi itu pada 2013 dan 2014. Aplikasi video berdurasi 6 detik ini juga smepat meledak dan banyak artis yang memulai karirnya dari aplikasi ini. Twitter lantas membeli Vine pada 2012 sebesar Rp437,5 miliar (US$30 juta) dan menutupnya pada 2016.
Ia juga menjadi Chief Technology Officer untuk Jetsetter. Sebelum itu, Kroll menjabat sebagai Engineering Manager di Yahoo antara 2007 hingga 2009.
Masalah kesehatan mental jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Komunitas Save Yourselves https://www.instagram.com/saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis (eks/eks)