Penjualan Motor Trail Honda di Kaltara Tak Sesuai Harapan

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 18/12/2018 09:06 WIB
Penjualan Motor Trail Honda di Kaltara Tak Sesuai Harapan Penjualan Honda CRF150L di Kalimantan Utara cuma 50 unit per bulan. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Skutik penyumbang terbesar penjualan sepeda motor Honda di Kalimantan Utara (Kaltara). Dua skutik Honda yaitu Scoopy dan BeAT disebut menjadi andalan produsen pemilik logo sayap mengepak itu di sana.

Menurut Kepala Wilayah Astra Motor Balikpapan Darma Wijaya, Scoopy diakui berhasil menguasai 70 persen penjualan Honda dan dibuntuti oleh BeAT.

Namun hasil tersebut dikatakan tak sesuai harapan untuk penjualan sepeda motor trail Honda di Kaltara, mengingat Kaltara adalah sebuah provinsi di Indonesia dengan kondisi jalannya tak rata yang seharusnya bisa membantu mendongrak penjualan motor trail Honda harga relatif terjangkau, yaitu CRF150L.


Dijelaskan Darma, dari total penjualan Honda di Kaltara, CRF150L hanya menyumbang beberapa persen saja. Ia mengakui motor trail Honda kurang diminati masyarakat setempat.

"Nyumbang tidak terlalu hanyak, (motor) sport hanya belasan persen (termasuk CRF150L) saja," kata Darma di Maratua, Kepulauan Derawan pekan lalu.

Darman menjabarkan bahwa minimnya permintaan motor trail Honda di wilayah Kaltara, yakni Tanjung Selor, Nunukan, dan Tarakan, lantaran masyarakat di sana lebih memilih sepeda motor yang nyaman untuk kegiatan sehari-hari, yaitu skutik.

"Harian tidak mungkin ya (gunakan trail), karena mereka pakai buat kerja. Kalau trail itu buat kebun," tegas Darma.

Lebih lanjut, ia menolak jika disebut masyarakat di sana ogah menunggangi produk Honda karena CRF150L kalah pamor dari Kawasaki KLX 150. Darma punya alasan lain, salah satunya jumlah pengapalan motor Honda ke Kaltara.

"Masalah suplai juga, di sini CRF150L (penjualan) satu bulannya sekitar 50 unit," tutup Darma. (ryh/mik)