Garda: Ojol Dukung Prabowo Tak Mewakili Suara Hati Pengemudi

Tim, CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 18:35 WIB
Garda: Ojol Dukung Prabowo Tak Mewakili Suara Hati Pengemudi Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo ditemani mantan istrinya, Siti Hediati Hariyadi pada acara 'Kopdar Ojol Menuju Perubahan 2019' di Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (16/12). (Foto: Dok. Tim Prabowo-Sandiaga)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pihak ojek online (ojol) yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia, Garda Indonesia menyebut bahwa kelompok ojol yang hadir pada acara 'Kopdar Ojol Menuju Perubahan 2019' di Sirkuit Sentul, Bogor, Minggu (16/12) disebut tidak murni menyuarakan hati nurani komunitas ojol di Indonesia.

Presidium Garda Indonesia, Igun Wicaksono dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, menjelaskan bahwa sekelompok ojol yang mendeklarasikan mendukung salah satu Calon Presiden nomor 2 di Sentul kemarin adalah ekspresi politik sekelompok ojek online, dan tidak mewakili seluruh ojek online yang ada di Indonesia.

"Kelompok ojek online yang tiba-tiba muncul, di acara deklarasi salah satu calon presiden di Sirkuit Sentul, Bogor, mengatas dengan namakan ojek online dengan menggandeng ataupun digandeng oleh politisi untuk membawa pesan politik, bukanlah bagian dari pengemudi ojek online Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia, Garda Indonesia," tulisnya keterangan resmi.


Pada hari yang sama, ribuan anggota Garda Indonesia menggelar acara 'Silahturahmi Ojek Online Akhir Tahun 2018' di WTC Mangga Dua, Jakarta Utara. Mereka menolak mendukung calon presiden 2019 lantaran tidak ingin terjebak dalam kepentingan politik praktis.

"Garda Indonesia mengharapkan pada para kelompok pengemudi ojek online di seluruh Indonesia agar tidak terjebak dalam politik praktis yang hanya memanfaatkan kelompok ojek online untuk kepentingan politik sesaat," tulisnya kemudian.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo ditemani mantan istrinya sekaligus fungsionaris Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto saat kopdar dengan para pengemudi ojol di Sentul.

Acara juga dihadiri Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi seperti Edhy Prabowo, Mayjend TNI (Purn) Musa Bangun, Sugiono, Prasetyo Hadi, Lius Sungkarisma, Kharisma Febriansyah, dan Chusni Mubarok.

Prabowo sempat bercerita bahwa pernyataannya kerap kali dibelokkan oleh banyak pihak, salah satunya tentang pengemudi ojek online atau ojol.

"Selalu kalau saya bicara, maksud saya baik, tapi selalu ada yang coba melintir-melintir, dikatakan bahwa saya tidak menghormati pekerjaan ojek online," kata Prabowo saat menghadiri acara kopi darat yang digelar Forum Gabungan (Forgab) Roda 02 di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/12).

"Justru saya berjuang untuk kalian semua, hidup saya dari saya remaja di sumpah. Pesan dari orangtua saya, selalu harus setia kepada rakyat Indonesia," lanjutnya. (mik)