Sejumlah perusahaan tergabung dalam perakit ponsel Apple ini seperti induk Foxconn yakni Hon Hai Precision Industry, Pegatron Corp, Wistron Corp dan Compal Electronics Inc.
Para perakit ini mengajukan 'ganti rugi' karena secara rantai pasokan elektronik, produsen sudah membeli cip Qualcomm dan membayar royalti ketika mereka membuat telepon. Royalti ini yang nantinya Apple ganti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para perakit meminta US$ 9 miliar dari Qualcomm untuk royalti yang mereka tuduhkan ilegal. Angka itu bisa tiga kali lipat jika produsen berhasil pada klaim antitrust mereka.
"Sejauh Qualcomm telah mengindikasikan adanya diskusi lisensi dengan para produsen. Mereka pada dasarnya telah membuat permintaan yang tidak masuk akal yang membawa mereka ke tempat mereka sekarang," Boutrous berkata.
Juli lalu, CEO Qualcomm Steve Mollenkopf mengatakan kepada para investor tentang pengumuman pendapatan kuartalan perusahaan bahwa Qualcomm dan Apple sendiri sedang dalam pembicaraan untuk menyelesaikan proses pengadilan. (age/age)