Daftar tersebut dirilis Truecaller dalam laporan tahunan bertajuk 'Truecaller Insight Special Report' pada Selasa (18/12). Dalam laporan ini, Truecaller menyebutkan daftar 20 negara yang terkena dampak spam dengan tujuan membantu mengidentifikasi panggilan spam secara umum untuk pengguna perusahaan penyedia layanan dialer ini.
Indonesia menjadi yang tertinggi di Asia Tenggara lantaran 15 persen dari semua panggilan yang diterima pengguna Truecaller di negara ini adalah panggilan spam. Rata-rata terdapat 9,9 panggilan spam per bulan dialami pengguna di Indonesia, diikuti oleh Malaysia dengan rata-rata 6 panggilan per bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:BRTI Janji Tekan Peredaran SMS Penipuan |
Pelaku spam di Indonesia didominasi oleh sektor layanan keuangan dan operator dengan 81 persen panggilan pengguna yang diterima mencakup berbagai penawaran yang sangat mengganggu.
"Panggilan spam yang telah diblokir dan diidentifikasi oleh Truecaller tahun ini mencapai 19 juta dan hal ini sangatlah mengejutkan," tulis Truecaller dalam keterangan persnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (18/12).
Di Negara Samba, spammer tertinggi adalah telemarketer, operator dan penipuan. Memasuki tahun politik, masyarakat Brasil juga diganggu dengan kampanye politik.
Negara berikutnya adalah India yang persentase panggilan spamnya turun 1,5 persen dibanding tahun lalu. Mereka rata-rata menerima 30,7 panggilan spam tiap bulan tiap pengguna. Negara seperti Chile, Afrika Selatan, Meksiko dan Peru mengikuti India. Amerika dan Yunani juga masuk 10 besar negara dengan spam tertinggi.
Lihat juga:YouTube Hapus 58 Juta Video Spam |
Kategorisasi pemanggil yang masuk di laporan meliputi operator, penipuan, gangguan, layanan keuangan, asuransi, telemarketer, penagih utang, politik, robocall, dan e-commerce.
Sementara itu, pengguna seluler di Indonesia telah mengeluhkan gangguan spam pada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Sebelumnya, BRTI yakin bahwa kewajiban registrasi SIM akan mencegah hadirnya SMS dan telepon spam beredar di masyarakat, namun berbulan-bulan setelah kewajiban itu dilakukan gangguan masih meresahkan masyarakat (kst/kst/age)