Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab yang paling dominan dari peningkatan kecepatan angin di wilayah Indonesia diakibatkan peningkatan tekanan udara di wilayah Asia yang saat ini sedang terjadi musim dingin.
"Sementara itu, posisi matahari yang berada di selatan khatulistiwa karena gerak semu tahunan matahari menyebabkan di wilayah Indonesia dan Samudera Hindia akan banyak terbentuk daerah tekanan rendah. Seperti daerah tekanan rendah yang saat ini terbentuk di selatan Papua dan Jawa Timur," papar BMKG dalam situs resminya.
Lihat juga:BMKG Paparkan Kronologi Tsunami Selat Sunda |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BMKG menghimbau agar masyarakat betul-betul memperhatikan terkait potensi dampak akibat angin kencang ini (seperti pohon, baliho ukuran besar, dan benda lainnya yang berpotensi roboh akibat angin kencang) terutama di wilayah pesisir pantai.
Lihat juga:Cara Kerja Seismograf |