Penunjukan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mensinergikan akses mobilitas warga keluar masuk Jakarta. Presiden Joko Widodo yang memimpin rapat itu menginginkan manajemen transportasi Jabodetabek disederhanakan karena saat ini melibatkan banyak instansi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah ini yang harus kompak dulu. Tadi ada tiga gubernur, yang penting masing-masing pemda diberikan otoritas. Soal bentuknya bagaimana, bentuk organisasinya bagaimana, manajemen yang bagaimana akan diputuskan dalam rapat yang dipimpin oleh Bapak Wapres," kata Tjahjo seperti dilansir dari setkab.go.id.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kedua kanan) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) mengunjungi stan Mitsubishi pada pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JiExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (27/4). Ajang pameran industri otomotif yang berlangsung pada 27 April-7 Mei 2017 ini menargetkan nilai transaksi sebesar Rp3,1 triliun. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A) |
Jokowi berharap moda transportasi seperti Moda Raya Terpadu (MRT), Light Rail Transit (LRT), Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, Kereta Api Bandara, serta Transjakarta bisa terintegrasi dalam waktu dekat.
"Sekarang ini bagaimana membangun jaringan antara Jakarta-Bekasi sampai ke Jakarta-Bogor, Jakarta-Tangerang Selatan, Jakarta lewat Tangerang dari airport karena ada busnya, ada LRT-nya, ada MRT-nya ini harus terintegrasi," kata Tjahjo. (fea)
