Hal ini diungkap berdasarkan pengakuan Eksekutif Rantai Pasokan Apple Tony Blevins dalam persidangan dengan Qualcomm dan Komisi Federasi Perdangangan Amerika Serikat (FTC), Jumat (11/1), seperti dilaporkan Reuters.
Namun, Blevins tidak menyebut apakah Apple akan memproduksi iPhone dengan koneksi 5G pada 2019. Menurut sumber Bloomberg, Apple tidak akan meluncurkan ponsel 5G hingga 2020.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Qualcomm Desak Apple Tak Dijual di Jerman |
Sebelumnya pada 2011 dan 2016, Qualcomm menjadi satu-satunya pemasok cip modem untuk iPhone. Cip inilah yang membantu menangkap sinyal secara nirkabel dari operator. Mulai 2016, Apple membagi pasokan modem antara Qualcomm dan Intel. Namun pada 2018, Apple hanya menggunakan cip modem Intel untuk ponsel-ponselnya.
Di pengadulan federal San Jose, California, Blevins mengaku kalau Apple sebenarnya telah lama mencari variasi pemasok cip modem. Tapi meeka telah menandatangani kesepakatan dengan Qualcomm sebagai pemasok eksklusif karena mereka menawarkan potongan biaya lisensi jika mereka menjadi pemasok eksklusif.
"Kami tidak ingin mereka menjadi pemasok tunggal. Kami ingin keduanya, baik Qualcomm (dan Intel) menjadi pemasok bersama," jelas Blevins.
Baru pada 2016 dan 2017, Apple menggunakan cip modem Intel pada iPhone. Namun, sebagian modem masih dipasok oleh Qualcomm. Tuntutan Apple terhadap Qualcomm dibukukan pada awal 2017. Sejak saat itu, hubungan bisnis keduanya berubah menjadi negatif. Hingga Apple akhirnya memilih hanya menggunakan modem Intel pada 2018. (eks/eks)