Target Penjualan Xenia Dihantui Pilpres 2019

CNN Indonesia | Rabu, 16/01/2019 15:06 WIB
Target Penjualan Xenia Dihantui Pilpres 2019 Daihatsu Xenia 2019. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Astra Daihatsu Motor (ADM) meyakini penjualan desain baru Xenia bisa lebih tinggi dari model lama, walau begitu targetnya terasa kurang bersemangat. Sedikit banyak target Xenia yang ditetapkan ADM mempertimbangkan prediksi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang menyatakan pada tahun politik ini total penjualan mobil dalam negeri bakal stagnan.

Direktur Pemasaran ADM Amelia Tjandra mengatakan pihaknya menargetkan penjualan 3 ribu unit sebulan untuk Xenia. Angka itu lebih tinggi dari penjualan rata-rata Xenia model lama pada tahun lalu yaitu 2.400 unit per bulan.

"Angka ini sedikit lebih tinggi dari pada pencapaian yang kami jual rata-rata di 2018. Jadi peningkatan sekitar 500 unit," kata Amelia di kawasan BSD, Tangerang, Selasa (15/1).


Soal target yang tidak terlalu besar, Amelia mengatakan Daihatsu tidak bisa sesumbar. Dia memastikan produksi bakal disesuaikan permintaan pasar.

"Kami selalu low profile. Kalau nanti hasilnya lebih tinggi kami bersyukur nanti teman-teman produksi akan mengimbangi tapi targetnya saat ini 3 ribu per bulan," kata Amelia.

Toyota Astra Motor (TAM) yang meluncurkan Avanza pada hari yang sama mengatakan target buat kembaran Xenia itu sebesar 7 ribu - 7.500 unit per bulan dari rata-rata 6.800 unit per bulan pada 2018. 

Target Xenia 1.5

Varian baru Xenia 1.5 ditargetkan cuma mewakili 10 persen dari target keseluruhan. Artinya, varian bermesin 1.500 cc ini bakal didorong hingga laku 300 unit setiap bulan.

"Kenapa kecil? Karena kami lihat permintaan untuk 1.5 stepping, tidak besar. Kalau pada nantinya permintaan lebih tinggi pasti akan kami ikuti. Sekarang ini prediksi 10 persen," ucap Amelia.

Tahun Politik

Tahun ini Indonesia bakal menggelar kontes politik tertinggi, yaitu Pemilihan Presiden dan Pemilihan Wakil Presiden pada April. Amelia mengatakan pihaknya tidak memasang target tinggi untuk penjualan pada tahun ini.

Menurut Amelia target Daihatsu disesuaikan prediksi Gaikindo yang mengatakan pasar mobil bakal stagnan sekitar 1,1 juta unit pada tahun ini atau kira-kira sama dengan 2018.

"Dasarnya Gaikindo memperkirakan tahun ini pasar mobil akan stagnan dan kami sebagai anggota mengikuti. Di dalam perhitungan sudah memperhitungkan kondisi tahun politik yang diperkirakan oleh Gaikindo pasar akan stagnan," kata Amelia. (ryh/fea)