Trafik Telkomsel dan XL Melonjak Saat Debat Pilpres Perdana

CNN Indonesia | Jumat, 18/01/2019 20:57 WIB
Trafik Telkomsel dan XL Melonjak Saat Debat Pilpres Perdana Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat menghadiri acara Debat Pilpres. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Animo tinggi masyarakat dalam Debat Capres pertama yang digelar pada Kamis (17/1) pukul 20.00-22.00 WIB tak hanya tergambar di media sosial. Operator telekomunikasi juga melaporkan kenaikan trafik yang signifikan saat debat berlangsung.

Komisi Pemilihan Umum(KPU) pada Kamis (17/1) menggelar Debat Pilpres perdana antara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Terkait dengan kenaikan trafik, Telkomsel yang memiliki aplikasi streaming, MaxStream, menyampaikan terjadi kenaikan trafik 100 persen.


"Aplikasi MAXstream telah berhasil menayangkan acara Debat Capres - Capwapres Indonesia yang berlangsung pada 17 Januari 2017, pukul 20.00 - 23.00. Pada periode tersebut MAXstream mengalami kenaikan jumlah viewers lebih dari 100 persen," ungkap Denny Abidin, General Maneger External Communications Telkomsel, Jumat (18/1).

Sementara itu, XL Axiata melaporkan pula bahwa sejak pukul 20.00 - 23.00 WIB, terjadi kenaikan trafik layanan rata-rata sekitar 45 persen. Kenaikan ini karena pengguna layanan internet melakukan streaming melalui berbagai akses.


"Kenaikan tertinggi sebesar 65 persen dari akses streaming menggunakan browser (akses melalui detiknews, disusul Google Play Movie, Video browsing dan threads tv streaming)," Henry Wijayanto-Head of External Communication XL Axiata di waktu terpisah.

CNNIndonesia.com masih mencoba untuk mendapatkan keterangan dari tiga operator lainnya yaitu Indosat Ooredoo, Hutchinson 3 dan Smartfren.

Sebelumnya, Debat Presiden 2019 telah menjadi buah bibir warganet di berbagai sosial media. Twitter bahkan menyebut netizen telah mencuitkan topik tersebut maupun yang relevan sebanyak 1,3 juta kali dengan puncak percakapan terjadi pukul 22.00 - 23.00 WIB, dengan lebih dari 290 ribu cuitan. (kst/asa)


ARTIKEL TERKAIT