Rencananya, OS bari ini akan mengeser sistem operasi Android untuk ponsel dan Chrome untuk produk laptop mereka. Google bercita-cita membuat Fuschia yang menyatukan sistem operasi untuk dua perangkat berbeda itu. Sehingga, Fuchsia bisa berjalan baik di smartphone maupun laptop.
Fuchsia juga diharapkan bisa berjalan pada perangkat speaker cerdas (smart speaker). Bahkan menurut beberapa laporan, Google bakal menempatkan Fuchsia untuk smartspeaker sebelum ditempatkan di smartphone ataupun laptop.
Lihat juga:China Blokir Mesin Pencari Microsoft, Bing |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sangat senang untuk memberitahukan kalau Februari mendatang saya akan bergabung dengan Google dan membantu mengembangkan sistem operasi baru yang dinamakan Fuchsia ke pasar," tulisnya seperti dilaporkan 9to5Google.
Dengan perangkat ini, pengembang bisa membangun aplikasi yang bisa berjalan di Android, iOS, dan Fuchsia.
Selain itu, bocoran lain menyebut kalau aplikasi Android nantinya bisa berjalan di platform Fuchsia. Dengan demikian Google berusaha menjaga agar transisi dari Android ke Fuchsia berjalan semulus mungkin.
Stevenson sendiri memulai karir di Apple sejak 2004 sebagai Product Release Engineer untuk sistem operasi Mac OS X. Empat tahun kemudian ia menjabat sebagai Senior Engineering Program Manager dan pada 2012 ia menjadi Senior Manager untuk manajemen program Mac/Windows.
Di Apple, tiap insinyur terlibat setiap perusahaan itu mengeluarkan sistem operasi baru, mulai dari Lion hingga Mojave. Mereka juga mengawasi pembuatan fitur lain seperti AirPlay, Find My Mac, iCloud untuk Mac, dan AirDrop.
Ia juga bekerja dengan pengembang pihak ketiga dan tim pengembang software dan hardware pihak ketiga di Apple. Seluruh keahlian Stevenson sepertinya cocok dengan kebutuhan Google dalam pengembangan Fuchsia yang juga ditujukan untuk perangkat laptop dan desktop, serta perangkat lainnya, seperti dilaporkan BGR. (eks/age/age)