Belum Berkonten, Puluhan Ribu Netizen Serbu Youtube Ahok

CNN Indonesia | Kamis, 24/01/2019 18:25 WIB
Belum Berkonten, Puluhan Ribu Netizen Serbu Youtube Ahok Tampilan laman Youtube Ahok (Screenshot via youtube.com (Panggil Saya BTP))
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok telah mendapatkan serbuan dari puluhan ribu pelanggan di akun YouTube yang dinamakan 'Panggil Saya BTP'. Padahal, akun ini belum memiliki satu pun konten. Akun ini telah dibuat sejak 13 April 2018.

Saat dicek CNNIndonesia.com pada Kamis (24/1) sekitar pukul 16:30 WIB sudah terdapat 27.472 pelanggan. Padahal sebelumnya sekitar pukul 15:00 WIB pelanggannya baru 23 ribu.

"Akun Resmi Dari Basuki Tjahaja Purnama yang dikelola oleh Tim BTP," demikian tulisan di dalam deskripsi akun tersebut.


Sebelumnya, Ahok dikenal seringkali mengunggah video terkait aktivitasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Berbagai video yang merekam kegiatan rapat, sidak, dan kunjungan kerja diunggah di akun Pemprov DKI Jakarta. Salah satu video yang paling kontroversial adalah ketika ia mengadakan kunjungan ke Kepulauan Seribu pada 27 September 2016. Dalam kesempatan itu ia sempat mengutip salah satu ayat Alquran yang kemudian membuatnya dituduh melakukan penistaan agama.

"Jangan percaya sama orang, kan bisa saja dalam hati kecil bapak-ibu gak bisa pilih saya (sebagai Gubernur DKI 2017-2022), dibohongin pakai surat Al Maidah ayat 51, macam-macam," katanya dalam video itu.

Meski meminta maaf, perkataan Ahok itu telah menimbulkan kekecewaan besar umat Islam. Berjilid-jilid aksi damai digelar untuk mendesak polisi menuntaskan kasusnya.

Akhirnya pada 9 Mei 2017, Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis 2 tahun penjara. Vonis ini jatuh setelah setidaknya 21 kali sidang yang menghadirkan berbagai saksi dari ahli komunikasi hingga ahli agama, termasuk Ma'ruf Amin.

Pendukung Ahok pun menunjukkan berbagai dukungan dengan menyalakan lilin dan bertahan di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, Jakarta Timur, yang menjadi tempat mantan Bupati Belitung Timur itu ditahan sebelum dipindah ke Mako Brimob.

Ahok juga sempat melakukan Peninjauan Kembali kasusnya pada Mahkamah Agung namun ditolak. Akhirnya hari ini, mantan suami Veronica Tan itu bebas murni pada pukul 7.30 WIB dari Mako Brimob dengan disusul oleh putra sulungnya, Nicholas Sean Tjahaja Purnama. (kst/eks)