Di tangan rumah modifikasi asal Jepang, mini jip tersebut mendapat sentuhan baru hingga penampilannya lebih 'galak'. Sepintas hasil ubahannya mirip dengan Mercedes-AMG G63 Edition 1 yang dijual di Indonesia dengan harga sekitar Rp7 miliar.
Oleh Wald, mini jip itu mendapat julukan "Suzuki Jimny Black Bison". Bentuk modifikasinya sempat mejeng pada pameran Osaka Auto Messe di Jepang yang berakhir beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama mereka mengubah tampilan depan mulai, bumper, gril. Bumper depan kini menampilkan LED untuk menggantikan lampu kabut bawaan pabrik. Sedangkan gril barunya diapit lampu depan berdesain bulat yang jeroannya telah diganti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Catatan Sejarah Generasi Jimny |
Kesan mobil offroad kian kental dengan penggunaan 'over fender' yang biasa tertanam pada mobil-mobil 'pekerja keras'.
Beranjak ke buritan. Para tuner mengubah desain bumper agar selaras dengan penampilan depan yang 'sangar', selain penggunaan rear wing berukuran sedang.
Minim informasi biaya modifikasi untuk mendandani Jimny seperti ini. Namun yang jelas sebagai bengkel modifikasi kawakan, bukan perkara sulit mengubah Jimny tampak lebih 'kekar', mengingat Wald telah terbiasa mengutak-atik mobil-mobil merek asal benua biru.
Di Indonesia, Jimny keluaran terbaru tampil pada Gaikindo Indonesia International Auto Show 2018. Mobil daya tampung lima penumpang itu sempat mencuri perhatian anak mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono.
Di Jepang, Jimny tersedia dalam versi mesin kecil 660 cc atau kei car dan varian lain yaitu XG, XL, dan XC. Sementara untuk pasar Global, termasuk Indonesia Suzuki menciptakan Jimny Siera dengan mesin 1.500 cc. (and/mik)