Bar-end yang biasa dikenal juga dengan sebutan "bandul" atau "jalu" terletak pada ujung setang bagian kanan dan kiri. Umumnya pemberat ini berbahan besi dan bentuknya bulat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Stanley komponen tersebut bikin pengendara lebih nyaman saat mengendarai motornya. Dia mengatakan rasa berkendara bakal berbeda bila pemberat dicopot.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasti beda rasanya. Motor pasti goyang saat kita coba lepas tangan," katanya.
Desain pemberat setang (bar-end) pada Yamaha FreeGo. (Foto: CNN Indonesia/Harvey Darian) |
"Untuk jaman dulu itu ada yang menyatu dengan besi sekitar 5 cm sebagai mur. Jadi besi itu masuk ke dalam setang, zamannya motor Supra dulu. Dan sekarang sih tidak begitu, 'bandulannya' saja," ucapnya.
Di sisi lain, menurut Stanley pemberat setang juga mencegah percikan api keluar saat sepeda motor terseret di aspal. Ia mengatakan bahan dari bar-end bukan sepenuhnya besi.
"Karena kan itu bahannya babet atau seperti besi ancuran, jadi kalau jatuh tidak ada percikan api," kata Stanley. (ryh/fea)
Desain pemberat setang (bar-end) pada Yamaha FreeGo. (Foto: CNN Indonesia/Harvey Darian)